Tag Archives: Humas

KB Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk

Masalah kependudukan mempunyai implikasi yang luas terhadap perubahan sosial secara nasional di segala bidang, di antaranya di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Oleh karena itu program KB sangat erat kaitannya dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk dimana sasaran akhir program KB Nasional bukan jumlah anak saja tetapi dapat mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera. BKKBN Provinsi Kalimantan Barat bekerjasama dengan TNI –KB terpadu mengadakan kerjasama revitalisasi program KB Nasional yang dipusatkan di Kecamatan Sebawi. “Selama lima bulan ini BKKBN dan TNI KB-Kes telah melaksanakan revitalisasi program KB Nasional dalam rangka mendukung percepatan pencapaian sasaran program KB yang di tunjang oleh berbagai instansi terkait” ucap Wakil Bupati Sambas DR Pabali Musa MA.g dalam sambutannya saat sarasehan Bhakti Sosial TNI KB-Terpadu di Ruang Serba Guna Camat Sebawi, Kamis(4/10)

Sasaran umum kerjasama revitalisasi program KB Nasional ini ucap Wabup, adalah mewujudkan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga terutama keluarga pra-sejahtera dan keluarga sejahtera sesuai dengan target pelayanan yang dibutuhkan. “Revitalisasi program KB Nasional antara BKKBN dengan TNI perlu di implementasikan, salah satunya melalui kegiatan bhakti sosial TNI-KB terpadu pada hari ini” ucap Wabup di hadapan Dandim 1202/Skwg, perwakilan BKKBN Kalbar, Sekwan DPRD Kab Sambas, Kepala Dinas Kesehatan Kab Sambas, Kepala BPP&KB Kab Sambas, Ketua TP PKK Kab Sambas, Camat Sebawi, Ketua TP PKK Kecamatan Sebawi, Ketua Dharma Wanita  Dharma pertiwi, pelajar di wilayah Kecamatan Sebawi dan undangan yang memenuhi aula serba guna

Pabali juga  mengatakan perlunya peran serta kaum pria dalam mendukung program keluarga berencana, sebab program ini tidak hanya ditujukan pada kaum perempuan. “Data menunjukkan bahwa peran serta pria dalam ber-KB masih sangat rendah, yaitu baru 2,1%, padahal persoalan KB dan kesehatan reproduksi bukan hanya ditekankan pada kaum wanita tetapi juga kaum pria”paparnya

Di tempat yang sama Komandan Kodim 1202/Skwg Letkol Inf Parjiyo yang juga penanggung jawab keberhasilan operasi bhakti sosial  TNI-KB Kes  dalam sambutannya mengatakan masalah kependudukan yang dihadapi Kalimantan Barat  saat ini adalah masih tingginya tingkat pertumbuhan penduduk yang tidak merata, sehingga tuntutan pelayanan dan perawatan kesehatan yang layak bagi masyarakat makin meningkat. “Kegiatan yang diselenggarakan secara rutin tiap tahunnya merupakan upaya TNI dalam membantu pemerintah melaksanakan program menuju masyarakat sehat, bahagia dan sejahtera oleh karenanya TNI khususnya jajaran Kodam XII/Tpr agar ikut serta  mensukseskan program bhakti sosial TNI KB-Kes ini” ucapnya

Parjiyo juga mengatakan pelaksanaan monitoring KB-Kesehatan tahun 2012 yang telah dicanangkan sejak Juni 2012 dan berakhir Oktober 2012 ini memiliki makna yang strategis. “Selain dapat mewujudkan hubungan yang akrab dan kerjasama yang baik dengan masyarakat setempat juga membantu program pemerintah untuk  mewujudkan Indonesia Sehat 2015”ujarnya sambil mengucapkan terima kasih kepada Pemda Sambas beserta jajaran, tokoh masyarakat serta lapisan masyarakat atas partisipasi dan kerjasama yang telah terjalin dengan baik

Sedangkan dalam laporan  yang disampaikan Kapten M Sianipar pencapaian dari kegiatan selama lima bulan ini terdapat peningkatan peserta KB baru. “Hasil yang telah dicapai dari Bulan Juni hingga 4 Oktober yang meliputi program KB Nasional peserta baru mencapai 1176 akseptor dengan rician peserta IUD 25 akseptor, implan 27 akseptor, suntikan 569 akseptor, pil sebanyak 515 akseptor dan peserta kondom ada  30 akseptor”terangnya

Di tempat yang sama juga diserahkan piagam dan hadiah berupa 1set peralatan IUD Kit serta 1 buah sterilisator uap  untuk pemenang terbaik III Lomba pencapaian KB MKJP (Kontrasepsi IUD dan Implan) Kategori Bidan Praktek Swasta (BPS) yang di berikan pada Bidan Ita Rusmini yang bertugas di bidan praktek swasta Cahaya Ibu Kecamatan Teluk Keramat  dan penyerahan piagam serta hadiah berupa uang tunai sebesar lima juta rupaih untuk pemenang terbaik II Lomba pencapaian KB MKJP (Kontrasepsi IUD dan Implan) Kategori Klinik KB Pemerintah  Tingkat Provinsi Kalbar Tahun 2012 yang diberikan pada Puskesmas Satai Kecamatan Subah

Pelayanan Terhadap CJH Terus Di Optimalkan

Demi kelancaran ibadah ke tanah suci tiap tahunnya pelayanan yang diberikan Pemkab dan Kemenag Kab Sambas terhadap Calon Jama’ah Haji Kabupaten Sambas terus ditingkatkan dan dioptimalkan. Calon Jama’ah Haji dijadwalkan menuju Pontianak pada  Senin, 8 Oktober 2012 mendatang direncanakan akan di lepas Wakil Bupati Sambas di Asrama Haji Sambas. “Tanpa terasa tinggal beberapa hari lagi Calon Jama’ah Haji Kab Sambas akan segera menuju tanah suci untuk menjalankan ibadah haji, saya harap pelayanan yang kita berikan pada jama’ah terus di optimalkan misalnya mulai dari penginapan, konsumsi dan transportasi baik mulai di Sambas menuju Pontianak  maupun di Batam” ucap Wakil Bupati DR Pabali Musa MA.g saat membuka rapat persiapan pelepasan Calon Jama’ah Haji di ruang rapat Assisten II Setda Kab Sambas, Rabu(3/10)

Wabup berharap adanya evaluasi agar tahu apa saja kekurangan yang dihadapi hingga ditahun berikutnya dapat diperbaiki untuk kebaikan di tahun mendatang. “Tahun lalu pelepasan jama’ah  masih menggunakan halaman Masjid Babul Jannah sedangkan tahun ini kita akan menggunakan Asrama Haji, tentu saja ada perbedaannya misalnya jama’ah tidak perlu jalan jauh menuju kendaraan dan juga pada tahun lalu kami menyertakan 5 petugas haji untuk mendampingi jama’ah, sedangkan  tahun ini ada 3 orang petugas haji, semoga pengurangan ini tetap dapat mendampingi jama’ah secara optimal dan baik”paparnya

Rapat yang dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kab Sambas, Kepala Bagian Kesra Setda Kab Sambas, Kepala Bagian Humas, PDE dan Sandi Setda Kab Sambas, Kasi Penyelenggaraan Haji Dan Umroh Kemenag Kab Sambas, Camat Selakau, Camat Selakau Timur, Camat Pemangkat, Kepala KUA se-Kab Sambas, Satlantas dan Dishub Kominfo terus mematangkan pelepasan keberangkatan hingga kedatangan Jama’ah Haji. “Tidak jenuh-jenuhnya kita untuk terus memohon agar semua jama’ah haji dalam perjalanan ibadahnya diberikan kelancaran dan kita patut bersyukur hingga sampai hari ini jama’ah kita tidak mengalami kendala yang berarti dan mudah-mudahan sampai tanggal 8 Oktober hingga kembali ke tanah air semua berjalan dengan baik”ujar Wabup

Lebih lanjut Wabup mengatakan seperti tahun-tahun sebelumnya pelepasan Jama’ah ada di tiga titik, pelepasan di Kabupaten, Provinsi sampai di Batam. “Mudah-mudahan pelepasan di kabupaten menuju provinsi dapat disatukan dan akan terus didampingi sampai ke Batam dan tolong nanti bagian pengawalan di jalan agar dapat bekerja secara optimal karena saat ini di Kab Sambas ada beberapa jembatan darurat dan untuk penjemputan juga tidak mengalami perubahan seperti tahun-tahun sebelumnya ”ucapnya

Wabup juga berharap agar hal-hal yang sederhana namun juga penting agar diperhatikan  seperti adanya penambahan waktu atau pergeseran waktu yang dapat melelahkan jama’ah misalnya disebabkan karena cuaca ataupun ada perubahan jadwal keberangkatan. “Saya yakin banyak pengalaman yang sudah dialami oleh bapak-bapak dalam hal pelayanan jama’ah haji, saya berharap pelayanan yang kita berikan pada jama’ah agar lebih optimal dan tiap tahunnya ada peningkatan” harapnya

Pentingnya Komitmen Bersama Menangani Korban KDRT

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Sambas tiap tahunnya masih saja terjadi, hal ini membutuhkan komitmen bersama dalam menangani korban KDRT yaitu perempuan dan anak yang mutlak diperlukan.  Kepala BPP&KB Kab Sambas di dampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan saat rapat koordinasi Pusat Pelayanan Tepadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) mengatakan jangan sampai mereka yang telah di bina putus begitu saja. “Saat ini kami minta masukan dari SKPD dan instansi terkait untuk dapat membantu program ini, karena jangan sampai korban yang telah dibina dan di bantu lalu di biarkan saja, tidak kita ayomi lagi apalagi rata-rata korban ini pendidikannya rendah” ujar Kepala BPP&KB Kab Sambas Hj Wahidah SE MS.i di hadapan undangan yang hadir di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Sambas, Selasa(2/10)

Wahidah mengatakan selain belum adanya shelter untuk korban, penyampaian laporan data korban dari pusat pelayanan SKPD dan instansi terkait juga menjadi hambatan kelancaran dalam menangani para korban. “Meskipun dengan sarana dan prasarana yang terbatas Tim P2TP2A tetap berupaya seoptimal mungkin dalam menangani para korban melalui peningkatkan koordinasi dengan SKPD dan Instansi terkait seperti pada kasus 12 anak korban traficking yang telah diberi pelatihan kecantikan dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi  serta Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan  Kab Sambas yang memberikan bantuan dalam bentuk alat-alat salon kecantikan ”ucapnya

Ia juga mengatakan perlunya sosialisasi bersama guna menekan peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak serta kasus perceraian di Kabupaten Sambas. Berdasarkan data olahan BPPKB Kab Sambas dari Polres, Kejaksaaan, PN, LBH Peka, RSUD Sambas dan RSUD Pemangkat hingga 1 Juli 2012 di beberapa Kecamatan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak ada kecendurungan menurun  namun kasus perceraian meningkat . “Kami juga telah berupaya melakukan sosialisasi bersama instansi terkait di beberapa Kecamatan dan akan terus bersama-sama mensosialisasikan untuk menekan peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak  ataupun traficking”ujarnya

Acara yang dihadiri  dari SKPD dan instansi terkait diharapkan dapat memberikan masukan dan komitmen bersama untuk menangani korban yang merupakan generasi penerus  Sambas. “Keterbatasan kita dalam hal menangani korban karena belum ada wadah tidak menjadi penghalang untuk memberi pelayanan terpadu bagi korban dan mari bersama-sama tingkatkan SDM kita untuk kemajuan Kabupaten Sambas ”ucapnya

Bupati Kukuhkan Enam Pejabat Fungsional P2UPD


Bupati Sambas, dr. Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPh mengukuhkan enam pejabat fungsional Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah di Daerah (P2UPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas. Pengukuhan dilaksanakan di aula utama Kantor Bupati Sambas, (1/10). Pengukuhan disaksikan Wakil Bupati Sambas, DR Pabali Musa MAg, Sekda Sambas dan pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Sambas.

Bupati mengatakan pengukuhan P2UPD merupakan tindaklanjut dari Peraturan Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara RI Nomor 15 Tahun 2009 tentang pejabat fungsional P2UPD dan Angka Kreditnya. “Peraturan Menpan ini akan nantinya berdampak pada penyesuaian terdadap SOPD Inspektorat Daerah Kab. Sambas, sebagai konsekwensinya, pejabat struktural eselon IV pada inspektorat akan di hapus dan disesuaikan menjadi pejabat fungsional P2UPD, “ujarnya.

Lanjut Juliarti menjelaskan enam pejabat fungsional P2UPD yang telah memenuhi syarat sesuai Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri RI Nomor : 830/1024/A.4/IJ tanggal 18 Juli 2012 perihal persetujuan atau penyesuaian Infasing dalam pejabat fungsional P2UPD. “bagi mereka yang tidak memenuhi syarat jadikanlah hal ini sebagai pemacu motipasi kerja, sebab di manapun kita bertugas tujuannya adalah sama yaitu mengabdi kepada bangsa dan Negara agar kita dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan baik, cepat, tepat dan akurat, “terangnya.

Mantan Kadis Kesehatan menegaskan kepada pejabat yang dilantik, laksanakan tugas dengan tanggung jawab dibarengi dengan tekat dan niat untuk tetap komitmen terhadap tugas dan tangung jawab masing-masing. “selain itu saudara harus memahami tupoksi secara cepat dan akurat dengan senantiasa menjaga dan mempertahankan integeritas dan loyalitas, “tuturnya.

Ia berharap tugas yang diberikan dapat menciptakan suasana yang harmonis antara atasan dan bawahan, sehingga terbangun iklim kerja yang kondusif dan menyenangkan. “bahwa tugas yang didelegasikan kepada saudara bukalah beban tetapi merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya secara optimal agar kerja organisasi dapat berjalan dengan baik, “ujarnya.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Sambas Berjalan Khimad

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2012 di Kabupaten Sambas berjalan khimad. Upacara di pimpin langsung oleh Wakil Bupati Sambas DR. Pabali Musa MAg di halaman Kantor Bupati Sambas, Senin (1/10).

Peserta upacara dihadiri Kapala Pengadilan Negeri Sambas, Kajari Sambas, Kabag Sumda Polres Sambas, Sekda Sambas, Kepala Dinas Badan dan Kantor lingkungan Pemkab Sambas serta TNI/ Polri, PNS, mahasiswa dan pelajar  SMA dan SLTP.

Selaku pewira upacara Kabag Tapem Sekda Kab. Sambas Yudi, S.Sos, MSi, Komandan upacara Apriyandi, S.STP di Bidang Pengemangan Pegawai BKD Sambas. Tema pada Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2012 ini adalah “Kesaktian Pancasila Tonggak Negara Paripurna”.

Wakil Rakyat Pusat Kunjungi Sambas

*** Ajak perkuat Ketahanan Nasional Dan Wawasan Kebangsaan

 

Wakil Rakyat Senayan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sambas. H Usman Djafar, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia daerah pemilihan Kalimantan Barat menggelar kunjungan kerja ke Bumi Terigas. Pria yang akrab disapa UJ diterima langsung Wakil Bupati Sambas, DR Pabali Musa MAG. Maksud dan tujuan kedatangan mantan orang nomor satu Kalbar Periode 2001-2006 adalah menggelar Sosialisasi Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, NKRI dan Bhineka Tungal Ika. Pertemuan dipusatkan di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Selasa (1/5).

Sosialisasi diikuti Pejabat Eselon II, III dan IV Pemda Kab Sambas, Perwira TNI-Polri di Jajaran Kab Sambas, dan beberapa gerakan pramuka Kab Sambas. Acara itu merupakan kerjasama MPR RI melalui anggotanya berdasarkan daerah pemilihan yang difasilitasi Pemda Kabupaten Sambas. Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan beberapa berkaitan kunjungan kerja itu. “Selamat datang kepada bapak Usman Djafar, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas, Pemda memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini,” ujar dia.

Acara ini lanjut Pabali Musa semakin penting ketika Indonesia dikejutkan dengan berita bergesernya patok wilayah perbatasan negara diwilayah kabupaten sambas dengan negara malaysia yang bisa mengancam kedaulatan dan integrasi bangsa Indonesia. Karenannya pinta dia ini diharapkan tidak hanya sekedar formalitas sosialisasi, yang terpenting tambah Wabup bagaimana kita bersama melakukan revitalisasi dan reaktualisasi nilai-nilai empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

“Tidak hanya sekedar memahami empat pilar bangsa, tetapi merasakan manfaaatnya hidup dalam masyarakat yang berbhineka tunggal ika dalam bingkai NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45. Karena itulah saya merasakan sosialisasi ini sangat penting dan mendasar sebagai wujud dari komitmen nyata dari pemerintah guna membangun kembali kesadaran kolektifitas segenap anak bangsa untuk senantiasa menjaga melestarikan sekaligus mengamalkan nilai-nilai empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelas dia.

Dikemukakan Wabup, Terdapat beberapa hal yang sangat memprihatinkan yang dirasakan pada saat ini yaitu adanya krisis kepercayaan antara anak bangsa, interaksi sosial lebih diwarnai sikap saling curiga, mudah diadu domba dan berita negatif lebih disukai ketimbang berita persatuan. Lainnya lanjut dia kurang mewarisi semangat perjuangan, pudarnya rasa nasionalisme maupun rasa patriotisme serta hilangnya rasa cinta tanah air, bangsa dan negara. “Itu harus diakhiri dengan membangkitkan kembali semangat pengetahuan kita mengenai pentingnya empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, sebab dengan adanya sosialisasi ini kita mendapat pengetahuan sebagai bekal kedepan dalam mendampingi dan mengisi kemerdekaan serta mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutur dia.

Bangsa Indonesia diungkapkan dia akan survive dan maju dalam menghadapi persaingan global apabila konsisten pada penguatan empat pilar kebangsaan dan kenegaraan, sebaliknya akan bercerai berai, terpuruk dan bahkan terpinggirkan apabila mengabaikan nilai-nilai pancasila yang telah menjadi pandangan hidup bangsa dan memperlemah sendi-sendi pilar kebangsaan dan kenegaraan lainnya.

Posyandu Program PNPM-MP Resmi Digunakan

Wakil Bupati Sambas DR Pabali Musa M.Ag didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa Kab Sambas dan Camat Jawai Selatan meresmikan penggunakaan sarana dan prasarana Posyandu Ombak Putih yang merupakan pelaksanaan dari program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) di Kecamatan Jawai Selatan. Program yang dilaksanakan secara bersama antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang kebersamaannya diwujudkan dalam bentuk partisipasi daerah dalam penyediaan Dana Bantuan Langsung Masyarakat(BLM) melalui pengalokasian sejumlah dana dari APBD sebagai pendamping dana yang bersumber dari APBN. “Bertambah lagi satu nikmat untuk kita semua, yaitu diresmikannya penggunaan  Posyandu Ombak Putih, saya harap sarana dan prasarana ini dapat digunakan dan dimanfaatkan dengan baik oleh warga sekitar” ucap Wakil Bupati Sambas DR Pabali Musa M.Ag saat meresmikan Posyandu yang ditandai dengan pengguntingan pintu dan penandatangannan prasasti Posyandu yang  terletak di Dusun Ramayadi, Senin(23/4).

Posyandu merupakan singkatan dari Pos Pelayanan Terpadu  lanjut Pabali, saya harap setelah hari ini diresmikan Posyandu ini digunakan sesuai dengan namanya jangan sampai beralih menjadi Pos Pelayanan Orang merindu. “Banyak laporan dari masyarakat ada sarana dan prasarana yang telah dibangun dengan susah payah beralih fungsi tidak sesuai dengan fungsi dan manfaatnya, saya harap Posyandu yang merupakan salah satu sarana dan sarana program PNPM-MP Tahun Anggaran 2011 ini tidak seperti itu”harapnya dihadapan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa Kab Sambas, Camat Jawai Selatan, Muspika Kec Jawai Selatan, Kepala Desa se-Kec Jawai Selatan, tokoh masyarakat sekitar dan undangan yang hadir di halaman Posyandu

Bapak dari tiga putra ini mengatakan pelaksanaan program PNPM-MP harus dilandasi rasa kebersamaan dan semangat kuat untuk membangun desa. “Insya Allah dengan kegiatan ini bukan hanya memberdayakan kaum laki-laki saja tapi juga kaum perempuan , karena kaum perempuan juga ikut membangun desa ini , yang salah satunya dengan ikut bergotong royong” ujarnya

Wabup juga menghimbau pada pelaku PNPM-MP Kab Sambas khususnya di Kecamatan Jawai Selatan agar Dana Bantuan Langsung Masyarakat(BLM) yang telah dialokasikan di tahun 2012 ini digunakan dan dimanfaatkan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. “Saya menghimbau pelaku PNPM-MP agar bekerja sebaik-baiknya, benar bekerja dan bekerja benar sekaligus bekerja sama dan sama-sama bekerja yang merupakan ciri khas dari PNPM sehingga hasil yang diharapkan dari program ini dapat terwujud, seperti yang kita lakukan pada hari ini” himbaunya

Kecamatan-kecamatan yang telah menerima alokasi bantuan dana PNPM-MP banyak hasil kegiatannya ujar Wabup,hasil tersebut harus dapat didayagunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat secara terus-menerus. “Mari bersama-sama kita jaga pembangunan Posyandu ini dengan sebaik-baiknya dan menggunakan dengan sesuai fungsinya  untuk membawa kesejahteraan pada masyarakat di sekitar dusun ini”ajak Wabup

Dalam kesempatannya Wabup mengucapkan terima kasih pada seluruh pelaku PNPM-MP di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan tingkat Desa, Camat Jawai Selatan serta masyarakat yang telah berpartispasi dan berperan dalam pelaksanaan program pembangunan khususnya program PNPM-MP.