Tag Archives: kementerian agama RI

CJH Sambas Kloter 21

Calon Jamaah Haji Kabupaten Sambas tahun 1433 Hijriah atau 2012 Masehi tergabung dalam kelompok terbang 21 Embarkasi Batam. Hal tersebut dikemukakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab Sambas melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, H Nuriahman SE MAG saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (26/9).

Calon Jamaah Haji Bumi Terigas lanjut dia satu kloter dengan Kabupaten Sanggau, Sekadau dan Kota Pontianak. Tahun ini, jumlah Calon Jamaah Kab Sambas ungkap dia sedikit berbeda dengan pelaksanaan tahun lalu. Quota Haji Kab Sambas berjumlah 266 jamaah, hanya saja dipaparkan Nuriahman, dikarenakan beberapa hal ada sejumlah calon jamaah batal berangkat.

“Dari 266 quota tersebut, Kabupaten Sambas mendapatkan tambahan quota untuk satu orang lagi sehingga jumlahnya mencapai 267 jamaah. Tetapi, dari jumlah itu dipastikan ada 6 calon jamaah yang dinyatakan batal berangkat,” ujar dia. Dari enam orang tersebut, disebutkan dia, dua orang batal berangkat karena sakit, dua orang lainnya meninggal dunia, satu orang mutasi keberangkatan ke daerah lain dan satu orang lagi belum melunasi hingga batas waktu yang ditentukan.

Diingatkan Nuriahman, calon jamaah haji harus mempraktekkan semua yang disampaikan pada manasik haji beberapa waktu lalu. Identitas masing-masing Calon Jamaah lanjut dia harus benar-benar menjadi perhatian. “Agar menjadi perhatian para calon jamaah, agar tas diberi tanda identitas seperti yang telah diajarkan pada pengarahan haji atau manasik, ini sangat penting,” tegas dia.

Nuriahman mengatakan dijadwalkan Calon Jamaah Haji siap dilepas menuju Asrama Haji di Pontianak pada 8 Oktober 2012, dan berangkat menuju Batam tanggal 9 Oktober 2012.  Para calon jamaah lanjut dia dapat menghubungi kantor urusan agama terdekat atau langsung bertanya ke kantor kementerian agama kab sambas mengenai penyelenggaraan haji dan persiapan keberangkatan calon jamaah haji. “Kami mengingatkan agar tas calon jamaah sudah berada atau dikumpulkan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas pada tanggal 7 Oktober 2012,” ingat dia.

Awal Puasa 1 Ramadhan 1432 H, Senin 1 Agustus 2011

Menteri Agama RI, Suryadharma Ali memimpin Sidang Itsbat

Menteri Agama RI, Suryadharma Ali memimpin Sidang Itsbat

Pemerintah Repbulik Indonesia melalui Kementerian Agama RI akhirnya menetapkan awal puasa 1 Ramadhan 1432 H jatuh pada hari Senin, 1 Agustus 2011. Informasi resmi ini diperoleh langsung dari Website Kementerian Agama RI pada berita “Awal Ramadhan 1432H, Senin 1 Agustus” dan siaran langsung yang ditayangkan media elektronik pada Sidang Itsbat penentuan awal Ramadhan 1432 H di Operation Room Kementrian Agama RI, Jakarta.

Menteri Agama RI, Suryadharma Ali yang memimpin langsung Sidang Itsbat Penetapan Awal Ramadhan menegaskan bahwa setelah mencermati laporan Badan Hisab Rukyat, pertimbangan ulama, maka disepakati 1 Ramadhan 1432 Hijriyah jatuh pada hari Senin, 1 Agustus 2011. Penetapan ini dituangkan dalam Surat Keputusan Menteri Agama RI Nomor 125 Tahun 2011 tanggal 31 Juli 2011.

Sidang Itsbat tersebut dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin, Dirjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Wahyu Widiana, Sekjen Kemenag Bahrul Hayat, Dirjen Bimas Islam Nasaruddin Umar, pimpinan ormas-ormas Islam, duta besar negara sahabat dan anggota Badan Hisab dan Rukyat Kemenag.

Ketua Badan Hisab dan Rukyat, Ahmad Jauhari menyampaikan hasil pemantauan di seluruh Indonesia, menyebutkan bahwa perhitungan data hisab yang dihimpun oleh Direktorat Jendral Bimas Islam di beberapa titik pemantauan di seluruh Indonesia menyatakan bahwa ijtima akhir Syaban 1432H/2011 M jatuh pada Ahad 31 Juli 2011, pukul 01.40 menit WIB. Saat matahari terbenam, posisi Hilal berada di atas ufuk pada ketinggian 4 derajat 50 menit sampai 6 derajat 55 menit.

Dengan penetapan awal Puasa 1 Ramadhan 1432 H tersebut maka malam hari tanggal 31 Juli 2011 ini telah masuk dalam 1 Ramadhan 1432 Hijriyah dan dari berbagai pantauan terlihat umat Islam di berbagai wilayah telah mulai melaksanakan Ibadah Sholat Tarawih berjamaah dan tadarusan Al-Quran seusai sholat Isya.

Berkenaan dengan penetapan Pemerintah itu maka segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas mengucapkan Selamat menunaikan Ibadah puasa Ramadhan bagi seluruh umat Islam khususnya masyarakat Kabupaten Sambas dan memanfaatkan sebaik-baiknya moment Ramadhan ini sebagai sarana meningkatkan ibadah, keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Marhaban ya Ramadhan.

Puasa, 1 Ramadhan 1432 H Tetap Tunggu Penetapan Pusat

foto: Menteri Agama RI, Suryadharma Ali

foto: Menteri Agama RI, Suryadharma Ali (sumber: http://www.kemenag.go.id)

Penetapan pelaksanaan ibadah puasa atau awal 1 Ramadhan 1432 H memang sudah ditunggu bagi umat Islam di seluruh duni termasuk di Indonesia. Sebagai bagian integral dari Pemerintah Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Sambas masih menunggu keputusan penetapan jatuhnya awal 1 Ramadhan 1432 H sebagai awal pelaksanaan ibadah puasa.

Informasi yang dihimpun Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Bagian Humas, PDE dan Sandi Setda Kabupaten Sambas, bahwa berdasarkan informasi situs resmi Kementerian Agama RI www.kemenag.go.id, Menteri Agama RI, Suryadharma Ali menyatakan Awal puasa Ramadhan tahun ini diperkirakan serempak, yakni pada 1 Agustus. Namun Menteri Agama menegaskan terlebih dahulu akan dilakukan Rukyah untuk menentukan awal 1 Ramadhan.

“Jadi menetapkan 1 Ramadhan atau 1 Syawal ada dua cara, pertama dengan Hisab atau perhitungan, kedua dengan Rukyah atau melihat bulan. Cara pertama menghitung sudah dilakukan, antara lain oleh Muhammadiyah dan mereka menetapkan awal Ramadhan itu jatuh pada 1 Agustus 2011,” kata Suryadharma Ali di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (25/7/2011), sebagaimana dikutip dari berita: Menag, Insya Allah Awal Puasa Tidak Ada Perbedaan di situs kemenag.go.id.

Ditambahkan Suryadharma Ali bahwa perhitungan dengan cara rukyah, akan dilakukan pada tanggal 31 Juli, pada sore hari dilakukan rukyah pada titik-titik yang ditentukan, yang biasanya mudah untuk melihat, ada atau tidak adanya bulan. “Setelah seluruh tim melakukan proses rukyah, maka kira-kira pukul 19.00 atau selambatnya pukul 20.00 malam itu akan dilakukan sidang Isbat,” kata Menteri Agama.

Menurut Menteri Agama, Sidang Isbat tersebut untuk menetapkan apakah 1 Ramadhan jatuh pada 1 Agustus atau 2 Agustus. “Itu nanti akan kita tetapkan pada 31 Juli. Ada tanda-tanda yang kuat Insya Allah tidak ada perbedaan. Mudah-mudahan pada 31 Juli langit cerah sehingga tidak ada perbedaan pendapat di antara tim-tim yang melakukan proses rukyah,” ujarnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, maka bagi masyarakat Kabupaten Sambas untuk memastikan awal puasa nanti dapat dilakukan dengan menyaksikan berita di media televisi yang menayangkan siaran langsung Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan dari Kementerian Agama RI pada tanggal 31 Juli 2011 mendatang. Demikian diinformasikan Kepala Bagian Humas, PDE dan Sandi Setda Kabupaten Sambas, Zulkifli SP.